Memakai Pengeras Suara Bagian Luar Masjid Saat Shalat Berjamaah

Kita sering mendengar dari sebagian masjid-masjid kaum muslimin bacaan Al-Quran atau takbir yang terpancar melalui pengeras suara saat mereka melakukan shalat berjamaah. Hal itu baik dilakukan para bulan Ramadhan dalam shalat tarawih, atau diluar bulan Ramadhan dalam shalat-shalat fardhu. Apakah perbuatan tersebut merupakan kebaikan dan maslahat? Mari kita simak pandangan Fadhilatus Syaikh Shalih bin Fauzan Al Fauzan –hafizdahullah- berikut dalam kasus ini. Beliau berkata:

“Dan diantara perkara yang wajib untuk diperhatikan adalah bahwa sebagian imam masjid –semoga Allah memberi petunjuk kepadanya-, suara mereka terpancar ke luar masjid dalam shalat baik di bulan Ramadhan atau di bulan yang lain. Itu dilakukan melalui pengeras suara. Hal itu tidak boleh. Karena merusak ibadah dan mengganggu masjid-masjid sekitar. Yang seharusnya bagi imam adalah membatasi suaranya agar didengar oleh orang-orang yang shalat dibelakangnya saja. Maka wajib membatasinya di dalam masjid saja. Bahkan terkadang terdengarnya suara melalui pengeras suara dalam shalat ini menimbulkan kerusakan yang lain. Yaitu keterlambatan orang-orang yang malas berangkat ke masjid untuk shalat, terutama shalat fajar. Sebagian mereka akan tetap dalam tidurnya hingga mereka mendengar bacaan imam. Maka ia tidak mendapatkan shalat (jamaah), atau tidak mendapatkan sebagian besarnya. Dan sungguh telah banyak terjadi keterlambatan shalat disebabkan hal ini.”

[Dinukil dari Al Khuthab Al Minbariyyah, vol. 2, hal. 380]

Tinggalkan komentar

3 Komentar

  1. “Katakanlah (Muhammad)[21], “Serulah Allah atau serulah Ar-Rahman. Dengan nama yang mana saja kamu dapat menyeru, karena Dia mempunyai nama-nama yang terbaik (Asma’ul Husna)[22] dan [23]janganlah engkau mengeraskan suaramu dalam shalat dan jangan (pula) merendahkannya[24] dan usahakan jalan tengah di antara kedua itu.” ( QS. Al isra :110 ) ayat tersebut sangat jelas menerangkan bahwa jangan itu artinya sebuah larangan, bahkan menurut mahmud yunus melalui tafsiranya batasan keras suara dalam shalat adalah bisa terdengar oleh makmum paling belakang.

    Balas
  1. Memakai Pengeras Suara Bagian Luar Masjid Saat Shalat Berjamaah | Islam Untuk Kita

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: