Ar-Rabi bin Khaistam Menundukkan Pandangan

Sesungguhnya membebaskan pandangan adalah sebesar-besar sebab munculnya fitnah.  Betapa banyak pandangan telah merusak kehidupan seorang ahli ibadah. Betapa sering pandangan melemahkan para pemuda dan pemudi yang dahulunya adalah orang-orang yang taat. Berapa banyak manusia yang terjatuh kepada zina dan perbutan keji disebabkan olehnya, kita memohon perlindungan kepada Allah!

Mata adalah cerminan hati. Jika seorang hamba menundukkan pandangannya, maka berarti ia menundukkan hatinya dari hawa nafsu dan keinginan-keinginannya. Jika seseorang membebaskan pandangannya, maka berarti pula ia membebaskan hatinya dari hawa nafsu dan keinginan-keinginan yang buruk. Terpahatlah apa yang biasa ia lihat itu dalam pikirannya, kemudian ia lalai dari memikirkan akhirat.

Oleh karena itu, salafussaleh dahulu betul-betul menjaga pandangan mereka karena khawatir terhadap fitnah yang ditimbulkannya dan takut terjerumus kepada akibatnya. Demikian juga  Ar-Rabi bin Khaitsam. Pernah suatu saat sekolompok wanita melewatinya. Lalu beliau menundukkan kepalanya sampai ke dada, hingga para wanita itu menyangkanya seorang yang buta, lalu mereka pun memohon kepada Allah agar dilindungi dari kebutaan.

Suatu hari dikatakan kepada Ar-Rabi, “Wahai Rabi, mengapa engkau tidak pernah duduk-duduk bersama orang lain di jalan?” beliau menjawab, “saya khawatir tidak dapat menjawab salam dan menundukkan pandangan.”

Begitulah Ar-Rabi menjaga pandangannya, ia menjaga hatinya yang sedang ia didik dalam iman. Kemana para pemuda menjauh dari sifat ini sekarang? Kemana mereka yang sering memandang para wanita yang memamerkan aurat mereka di jalan-jalan dan pasar? Kemana orang yang biasa memandang wanita melalui tontonan film, sinetron dan acara musik? Kita memohon kepada Allah ampunan dan keselamatan.

Tinggalkan komentar

3 Komentar

  1. zaid

     /  Januari 8, 2011

    sumber kisah di atas dari mana ustadz? jazakallahu khaira

    Balas
  1. Ar Rabi Bin Khaistam Menundukan Pandangan « Salafy Garut

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: