Teman Baik

Pertemanan adalah bagian dari kehidupan manusia. Lingkungan yang sangat mempengaruhi cara manusia mengisi hidupnya, ditentukan oleh siapa dan bagaimana orang-orang yang senantiasa menemaninya dalam setiap saat. Bisa dipastikan, kebahagian akan dapat dirasakan oleh orang-orang yang memiliki teman dan sahabat yang baik.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membuat dua ilustrasi untuk menggambarkan teman yang baik dan yang buruk, beliau bersabda, “Perumpamaan teman yang shaleh dan teman yang buruk seperti pedagang parfum dan pandai besi. Adapun pedagang parfum, kalaupun ia tidak memberimu parfum atau kamu membeli darinya, kamu akan mendapatkan bau yang harum. Sedangkan seorang pandai besi, kalaupun bajumu tidak terbakar, kamu akan mendapatkan bau yang tidak sedap.” (HR Bukhari dan Muslim)

Ada dua sifat yang dimiliki oleh teman yang baik. Pertama, akal yang baik. Seorang sahabat yang pintar akan dengan mudah menjadi teman yang baik karena ia mampu memahami hak-hak sahabatnya dengan cepat. Dengan akalnya, seorang teman bisa lebih kreatif menciptakan keakraban, kedekatan dan cinta.

Kedua, agama yang baik. Teman yang ta’at menjalankan agamanya tidak hanya akan membuat seseorang mampu menghindari perbuatan buruk dan maksiat, namun juga mampu memotivasinya untuk beramal baik. Bahkan kehadirannya bisa lebih baik dari manusia dalam kesendiriannya. Karena jiwa manusia kerap ditemani hawa nafsu dan setan.

Betapa sering baginda Rasulullah mengingatkan umatnya agar bersahabat dengan orang yang baik agamanya. Beliau bersabda, “Seseorang itu tergantung agama sahabat dekatnya, maka lihatlah siapa yang menjadi sahabat dekatnya.” (HR Ahmad)

Sufyan ibn Uyainah berkata, “Lihatlah penguasa zalim Firaun, sahabatnya Haman orang yang jahat. Alhajjaj ibn Yusuf, seorang pemimpin yang zalim, sahabatnya Yazid ibn Abi Muslim, orang yang lebih buruk darinya. Sebaliknya, lihatlah pemimpin yang baik seperti Sulaiman ibn Abdulmalik, yang selalu menemaninya adalah Raja ibn Hawaih, seorang ulama yang utama, maka ia selalu meluruskan dan menguatkannya”

Teman yang baik adalah harta yang sangat mahal, karunia dan nikmat yang melebihi apapun yang manusia miliki berupa materi. Kehadirannya menyenangkan hati, menenangkan jiwa, menggelorakan semangat, menyegarkan pikiran dan membuat hidup lebih bermakna karena prilaku baik yang kerap muncul dari setiap tindak tanduknya serta mutiara nasihat yang sering tertutur dari ucapannya.***Wallahu a’lam bish-shawab

Pos Sebelumnya
Pos Berikutnya
Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: